JAKARTA – Penguatan pasar modal Indonesia yang diwujudkan lewat reformasi sistem hukum dan keuangan mendapat apresiasi luas dari para pelaku investasi dari berbagai belahan dunia. Pernyataan ini muncul dalam sejumlah pertemuan strategis antara Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah investor global di Washington DC, Amerika Serikat, pada bulan Februari ini. Para investor menilai langkah pemerintah tidak hanya sekadar retorika, tetapi menjadi indikator bahwa Indonesia serius memperbaiki fondasi iklim investasi domestik dan menarik modal jangka panjang.
Reformasi Pasar Modal Jadi Sorotan Utama
Dalam forum bisnis yang digelar di Washington DC, pemerintah Indonesia menyampaikan berbagai gagasan dan kebijakan terbaru terkait reformasi pasar modal yang tengah berjalan. Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menyatakan bahwa isu “confidence building” atau pembangunan kepercayaan investor menjadi topik utama dalam berbagai pertemuan. Menurutnya, investor global sangat mengapresiasi penekanan yang diberikan oleh pemerintah terhadap penguatan sistem hukum dan kepastian hukum sebagai bagian dari upaya reformasi pasar modal. Tanpa kepastian hukum yang kuat, bagi investor global hal itu bukan sekadar formalitas, tetapi elemen krusial dalam proses pengambilan keputusan investasi jangka panjang.
Para investor yang hadir dalam forum tersebut berasal dari berbagai pusat keuangan global, termasuk New York, Los Angeles, London, dan Eropa. Mereka berdiskusi langsung dengan Presiden Prabowo dan pejabat tinggi Indonesia selama sesi yang berlangsung selama dua jam lebih. Dalam dialog tersebut, seluruh pihak menyepakati bahwa penguatan sistem hukum merupakan fondasi utama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
Kepastian Hukum: Fondasi Utama Investasi Jangka Panjang
Menurut Pandu Sjahrir, pemerintah Indonesia telah menekankan pentingnya kepastian hukum bukan hanya dalam konteks peraturan yang ada, tetapi juga dalam pelaksanaannya di lapangan. Para investor menilai, dengan sistem hukum yang kuat dan transparan, risiko dapat dikelola lebih baik, sehingga aliran modal global ke Indonesia menjadi lebih stabil dan terprediksi. Pandu menegaskan bahwa kehadiran kepastian hukum merupakan dasar yang diperlukan untuk membangun kepercayaan investor secara keseluruhan.
Lebih lanjut, Pandu juga menjelaskan bahwa para pelaku investasi global melihat upaya pemerintah Indonesia sebagai bagian dari kondisi dinamis yang mencerminkan iklim investasi global saat ini. Investor tidak hanya tertarik pada imbal hasil semata, tetapi juga pada seberapa kuat peraturan dan mekanisme hukum yang mendukung perlindungan modal yang mereka tanamkan. Hal tersebut membuat Indonesia mendapat sorotan positif dibandingkan negara lain yang belum menunjukkan reformasi hukum serupa.
Mereka menilai bahwa apabila kepastian hukum dipandang stabil dan konsisten, maka keputusan untuk berinvestasi pada instrumen pasar modal Indonesia dapat dilandasi dengan keyakinan jangka panjang. Sebaliknya, ketidakpastian hukum justru dapat membuat modal global berpindah ke pasar lain yang dianggap lebih aman dan dapat diprediksi.
Peran Danantara Sebagai Mitra Strategis Investor
Selain apresiasi terhadap penguatan sistem hukum, sejumlah investor global juga memberi perhatian khusus pada pembentukan Danantara Indonesia. Instansi ini dilihat oleh banyak pelaku investasi sebagai calon mitra strategis mereka dalam mengembangkan nilai investasi di Indonesia. Pandu menuturkan bahwa banyak investor yang sudah terbiasa bermitra dengan sovereign wealth fund di negara lain, sehingga mereka melihat Danantara sebagai entitas yang memiliki potensi besar untuk menjadi jembatan antara modal global dan peluang investasi domestik.
Model kemitraan yang ditawarkan pun dinilai sejalan dengan praktik global, di mana investor besar sering kali memilih untuk bekerja sama dengan sovereign wealth fund dalam struktur investasi jangka panjang. Hal ini dipandang dapat memberikan keunggulan kompetitif Indonesia dalam menarik modal asing, terutama dalam proyek-proyek strategis nasional yang membutuhkan dukungan modal besar dan komitmen jangka panjang.
Pandu juga menambahkan bahwa keinginan investor global saat ini bukan sekadar menanamkan modal secara langsung, tetapi juga membangun hubungan kerjasama yang kuat. Di sinilah Danantara diharapkan dapat memainkan peran penting sebagai mitra lokal yang memahami kondisi sosial ekonomi Indonesia sekaligus dapat menjembatani kebutuhan modal global dengan peluang investasi di dalam negeri.
Dialog Ekonomi Internasional dan Prospek Ke Depan
Kunjungan Presiden Prabowo ke Amerika Serikat juga mencatat langkah diplomasi ekonomi yang signifikan. Selain membahas reformasi pasar modal dan sistem hukum, Presiden Prabowo juga dijadwalkan menandatangani perjanjian perdagangan dengan Amerika Serikat. Kesepakatan ini dimaksudkan untuk memberikan kepastian bagi pelaku usaha dan investor dari kedua negara, sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia dan AS berniat memperdalam kerja sama ekonomi bilateral.
Dalam pernyataannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perjanjian tersebut akan memperkuat akses pasar, menciptakan kepastian yang lebih besar bagi dunia usaha, serta membuka peluang baru bagi pertumbuhan perdagangan dan investasi di kawasan Pasifik secara lebih luas. Pernyataan ini membuat investor global semakin optimistis terhadap prospek ekonomi Indonesia ke depan.
Analisis para pengamat ekonomi menunjukkan bahwa langkah-langkah reformasi pasar modal dan penegakan hukum yang dipadu dengan diplomasi ekonomi internasional berpotensi membawa Indonesia ke posisi yang lebih kompetitif dalam menarik investasi asing. Ke depan, jika semua kebijakan ini dapat dilaksanakan secara konsisten, Indonesia diyakini akan menjadi tujuan investasi yang lebih menarik dan dipercaya oleh berbagai institusi keuangan global.
Optimisme Investor Terhadap Indonesia
Secara keseluruhan, respons positif dari komunitas investor global menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia. Komitmen pemerintah untuk memperkuat sistem hukum, menciptakan kepastian regulasi, dan membangun mitra investasi strategis melalui Danantara merupakan langkah nyata yang diapresiasi oleh investor internasional. Ke depan, keberlanjutan reformasi ini diperkirakan akan semakin menarik minat modal global untuk masuk ke pasar Indonesia dalam jangka panjang.