JAKARTA - Menteri Kesehatan menempatkan kurma sebagai pilihan utama dalam daftar menu takjil sehat untuk berbuka puasa. Penilaian tersebut disampaikan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya yang menjelaskan peringkat makanan berbuka berdasarkan nilai kesehatannya.
Kurma dinilai sebagai menu terbaik karena kandungan gula alaminya dapat membantu memulihkan energi tubuh setelah berpuasa seharian. Selain itu, buah ini juga mengandung serat yang bermanfaat untuk menjaga keseimbangan nutrisi saat berbuka.
Menteri Kesehatan menyusun daftar atau peringkat takjil mulai dari kategori paling sehat hingga yang kurang dianjurkan. Dalam daftar tersebut, kurma berada di posisi teratas karena dinilai memberikan manfaat kesehatan paling optimal dibandingkan jenis takjil lainnya.
Kurma Menjadi Pilihan Terbaik
Dalam pernyataannya, Menteri Kesehatan menjelaskan bahwa kurma merupakan pilihan yang tepat untuk berbuka puasa. Selain sesuai anjuran agama, kandungan nutrisinya juga mendukung pemulihan energi secara cepat dan aman bagi tubuh.
"Saya mau ranking takjil favorit kalian mulai dari yang sehat sampai paling yang tidak sehat," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kurma berada pada kategori paling sehat atau peringkat A. Kandungan gula alami serta serat dalam buah tersebut membantu tubuh beradaptasi kembali setelah tidak menerima asupan makanan dan minuman selama berpuasa.
"Sudah pasti kurma di peringkat A! Seperti pesan guru ngaji saya dulu berbuka dengan kurma, dan itu sunnah Nabi," bebernya.
Selain nilai kesehatan, kurma juga dianggap sebagai pilihan yang lebih baik dibandingkan minuman manis seperti sirup yang sering dikonsumsi saat berbuka puasa.
"Kurma ini manis, ada gulanya. Tapi juga ada serat. Jadi jauh lebih bermanfaat dari sirup, sehat lagi," ujarnya.
Pengelompokan Menu Takjil Sehat
Menteri Kesehatan membagi menu takjil menjadi beberapa kelompok berdasarkan tingkat kesehatannya. Pengelompokan ini bertujuan membantu masyarakat memahami pilihan makanan yang lebih baik untuk dikonsumsi saat berbuka.
Kategori paling sehat ditempati oleh makanan yang mengandung gula alami serta serat tinggi seperti kurma. Kandungan tersebut membantu menjaga kestabilan gula darah sekaligus mempercepat pemulihan energi setelah berpuasa.
Selain kurma, terdapat pula beberapa pilihan takjil lain yang masih tergolong sehat seperti buah segar, bubur kacang hijau, yogurt dengan buah, dan minuman yang membantu rehidrasi tubuh. Makanan tersebut dinilai mampu memenuhi kebutuhan nutrisi tanpa memberikan beban berlebihan bagi tubuh.
Pemilihan takjil yang tepat sangat penting karena tubuh membutuhkan asupan nutrisi seimbang setelah seharian berpuasa. Makanan dengan kandungan gula alami dan serat lebih dianjurkan dibandingkan makanan tinggi lemak dan gula tambahan.
Takjil Kurang Sehat Perlu Dibatasi
Dalam daftar yang disampaikan Menteri Kesehatan, terdapat pula jenis takjil yang masuk kategori kurang sehat. Makanan seperti gorengan dan kue basah ditempatkan pada peringkat paling rendah karena kandungannya didominasi tepung dan minyak.
Konsumsi makanan tersebut secara berlebihan dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan, terutama jika dikonsumsi setiap hari selama bulan Ramadan.
Menteri Kesehatan mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam memilih makanan berbuka. Pilihan menu yang sehat dapat membantu menjaga kondisi tubuh tetap bugar selama menjalankan ibadah puasa.
Selain itu, kebiasaan berbuka dengan makanan yang tepat juga dapat membantu menjaga keseimbangan energi dan mencegah gangguan kesehatan selama Ramadan.
Anjuran Pola Berbuka Sehat
Pemilihan kurma sebagai menu berbuka tidak hanya didasarkan pada tradisi, tetapi juga pertimbangan kesehatan. Kandungan gula alami dalam kurma dinilai mampu mengembalikan energi dengan cepat tanpa menyebabkan lonjakan gula darah yang berlebihan.
Kurma juga mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh setelah berpuasa. Dengan mengonsumsi makanan yang tepat sejak awal berbuka, tubuh dapat lebih mudah menyesuaikan diri sebelum menerima makanan utama.
Anjuran ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi masyarakat dalam menentukan menu berbuka yang sehat dan seimbang selama bulan Ramadan. Pilihan takjil yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan sekaligus mendukung kelancaran ibadah puasa.