Kemenhub

Kemenhub Gelar Mudik Gratis, Siapkan 401 Unit Bus untuk Lebaran 2026

Kemenhub Gelar Mudik Gratis, Siapkan 401 Unit Bus untuk Lebaran 2026
Kemenhub Gelar Mudik Gratis, Siapkan 401 Unit Bus untuk Lebaran 2026

JAKARTA - Program mudik gratis yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali hadir untuk menyambut Lebaran 2026. 

Program ini bertujuan untuk mengurangi kepadatan lalu lintas serta memberikan kenyamanan dan keamanan lebih bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. 

Salah satu alasan utama adanya program ini adalah untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, yang sering kali menjadi penyebab utama kecelakaan selama musim mudik.

Pada tahun 2026, Kemenhub menyiapkan 401 unit bus yang akan mengangkut lebih dari 15.000 penumpang menuju berbagai kota tujuan. Selain bus, Kemenhub juga menyediakan 8 truk khusus yang akan mengangkut sepeda motor pemudik agar perjalanan jarak jauh lebih aman. 

Keberadaan truk ini diharapkan bisa meminimalisir risiko kecelakaan yang sering terjadi karena pemudik yang menggunakan sepeda motor dalam jumlah besar.

Pendaftaran Mudik Gratis Dimulai 1 Maret 2026

Aan Suhanan, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, mengungkapkan bahwa pendaftaran untuk mudik gratis akan dibuka mulai 1 Maret 2026. 

“Kami juga akan menyediakan 401 bus mudik gratis yang dapat menampung sekitar 15.834 penumpang. Selain itu, ada juga 8 truk untuk mengangkut 240 sepeda motor, dengan tujuan meliputi provinsi Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Sumatera,” jelas Aan.

Aan juga menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antara berbagai pemangku kepentingan agar penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat. 

Mudik gratis diharapkan bisa menjadi solusi untuk meningkatkan keselamatan para pemudik selama periode Lebaran.

Estimasi Jumlah Pemudik dan Tujuan Favorit

Pada Lebaran 2026, diperkirakan 143 juta orang akan melakukan perjalanan mudik ke berbagai daerah di Indonesia. Jawa Barat diprediksi menjadi provinsi asal favorit pemudik, dengan estimasi pergerakan sebanyak 30,97 juta orang atau sekitar 21,52% dari total pemudik. 

Sedangkan Jawa Tengah menjadi provinsi tujuan favorit, dengan estimasi 38,71 juta orang atau 26,90% dari total pemudik yang akan menuju daerah ini.

Untuk mengantisipasi lonjakan jumlah pemudik, Kemenhub menyiapkan berbagai fasilitas pendukung. Di antaranya, 177 terminal yang terdiri dari 115 terminal tipe A dan 62 terminal tipe B, serta 48 Unit Pelayanan dan Pengawasan Kendaraan Bermotor (UPPKB) yang berfungsi sebagai rest area.

Armada Bus dan Penyeberangan Disiapkan untuk Kelancaran Mudik

Selain bus, Kemenhub juga telah mempersiapkan 31.345 unit armada bus yang terdiri dari beberapa jenis kendaraan. 

Terdapat 11.639 unit bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), 63 unit Angkutan Lintas Batas Negara, 17.850 unit bus angkutan pariwisata, dan 1.793 unit Angkutan Jarak Antar Provinsi (AJAP) yang akan membantu memfasilitasi perjalanan mudik dari berbagai daerah.

Di sektor penyeberangan, Kemenhub juga sudah menyiapkan 72 unit dermaga dan 254 unit kapal penyeberangan, yang siap digunakan untuk mengangkut pemudik yang akan menyeberang dari pulau ke pulau. 

Selain itu, 29 pelabuhan penyeberangan dan 15 lintas penyeberangan akan digunakan untuk memastikan distribusi pemudik berjalan lancar dan terorganisir dengan baik.

Kerja Sama dengan Polisi dan Pemerintah Daerah untuk Fasilitas Rest Area

Untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan pemudik selama perjalanan, Kemenhub juga bekerja sama dengan kepolisian dan pemerintah daerah. 

Beberapa masjid di kota-kota tertentu akan dijadikan sebagai rest area, khususnya di Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Kota Pekalongan, Kabupaten Batang, Kabupaten Kendal, Semarang, Purworejo, dan Kebumen. Rest area ini akan menyediakan tempat bagi pemudik untuk beristirahat sejenak selama perjalanan, serta fasilitas untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan.

Penyediaan rest area ini menjadi bagian dari upaya Kemenhub untuk menciptakan mudik yang aman, nyaman, dan terorganisir. Dengan adanya tempat peristirahatan yang layak, pemudik dapat beristirahat dan melanjutkan perjalanan dengan lebih segar dan lebih aman.

Proyeksi Lalu Lintas Selama Mudik Lebaran

Pada tahun 2026, pemerintah memperkirakan bahwa jumlah pemudik akan mencapai 143 juta orang. Dengan estimasi tersebut, Kemenhub menyiapkan berbagai skema pengaturan lalu lintas untuk menghindari kemacetan yang parah. 

Pemerintah juga menghimbau agar masyarakat dapat memanfaatkan mudik gratis ini untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, yang seringkali menyebabkan kepadatan dan potensi kecelakaan.

Di samping itu, pola distribusi pemudik akan diawasi dengan ketat untuk memastikan tidak ada lonjakan besar pada satu titik tertentu. Pihak berwenang juga akan memonitor kondisi jalan dan memberikan informasi kepada masyarakat mengenai jalur mudik yang aman dan lancar.

Sistem Pendaftaran Mudik Gratis dan Syarat Pendaftaran

Pendaftaran untuk program mudik gratis dapat dilakukan secara online melalui situs resmi Kemenhub atau melalui aplikasi yang disediakan. 

Pemudik yang ingin mendaftar harus memenuhi beberapa syarat administratif, seperti fotokopi KTP dan surat keterangan dari instansi terkait. Selain itu, pemudik juga diminta untuk mengonfirmasi keberangkatan dan tujuan mudik mereka melalui sistem pendaftaran yang disediakan.

Sistem pembagian tiket mudik gratis akan dilakukan secara adil dan transparan, dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat yang memiliki keterbatasan ekonomi. Kemenhub berharap program ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan membantu meringankan beban mereka selama perjalanan mudik.

Kolaborasi Antar Pemangku Kepentingan untuk Keberhasilan Mudik Gratis

Menyukseskan mudik gratis Lebaran 2026 membutuhkan kolaborasi yang solid antara Kemenhub, kepolisian, pemerintah daerah, serta masyarakat. Kerja sama yang erat diharapkan dapat memastikan kelancaran arus mudik dan menghindari terjadinya kemacetan yang parah serta kecelakaan lalu lintas. 

Semua pihak diharapkan dapat bersinergi untuk menciptakan perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi seluruh pemudik yang menuju kampung halaman mereka.

Dengan adanya program mudik gratis ini, diharapkan lebih banyak masyarakat yang akan memanfaatkan transportasi umum dan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi. 

Program ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan selama musim mudik, serta mendukung kelancaran perayaan Lebaran 2026 di seluruh Indonesia.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index